taun ini, selain korupsi yg makin menjamur,( saya kira ga ada hubungannya sama judul dan atau pembahasan disini.) yg jelas angkringan juga ikut menjamur. di kota-kota kecil seperti purwokerto saja hampir 100-200 meter sudah di temukan angkringan. bahkan di kota-kota besar hampir setiap 50 meter ada saja angkringan.
di sini menunya sederhana, seperti kopi, teh, gorengan, dan nasi kucing.
ga ada yang spesial, dari penampakan luar angkringan, namun kenapa bisa terus menjamur?
di sini, semua kalangan bisa masuk dan makan, yang penting bayar.
yang jelas, angkringan ini tempat untuk saling mengobrol.
semua datang ngobrol santai sambil makan. (tau-tau abis ampe 40ribu)
di angkringan bebas berbicara apa saja, topik apa saja.
mungkin karna banyak hal yang seru dibicarakan, angkringan terus menjamur.
isu politik, sosial, budaya pun tak luput.
bisa disimpulkan, jika semakin banyak angkringan di kota itu, semakin banyak orang yang peduli, minimal pada sosial kemasyarakatannya.
semakin banyak orang yg peduli semakin kokoh persatuan bangsa.
semakin bersatu, semakin kaya para pedagang angkringan !!
persatuan itu perlu, namun sifat konsumtif jangan juga diumbar.
No comments:
Post a Comment